TUTUYAN – Komitmen untuk menciptakan jalan raya yang aman dan tertib di wilayah Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kembali ditegaskan.
Mewakili Bupati Oskar Manoppo, SE, MM, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Hendra Tangel SH, menghadiri Upacara Pembukaan Operasi Keselamatan Samrat 2026 di Lapangan Apel Polres Boltim, Senin pagi (02/01/2026).
Upacara yang berlangsung khidmat sejak pukul 08.00 WITA ini dipimpin oleh Wakapolres Boltim, Kompol Sumidi, S.Sos, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara mewakili Kapolres AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan SH, M.Si.
Dalam amanatnya, Wakapolres menekankan bahwa Operasi Samrat 2026 bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah nyata Polri dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat. Tujuannya jelas meminimalisir angka kecelakaan dan mewujudkan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas).
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan tetap humanis. Kedepankan langkah preventif agar masyarakat merasa terayomi, namun tetap tegas dalam penegakan hukum yang berkeadilan,” tegas Kompol Sumidi di hadapan para personel.
Kehadiran Hendra Tangel SH sebagai perwakilan Pemerintah Kabupaten Boltim menjadi bukti dukungan penuh eksekutif terhadap langkah kepolisian. Hendra menyampaikan bahwa Pemkab Boltim sangat mendukung operasi ini demi keselamatan warga di jalan raya.
“Dengan dimulainya operasi ini, diharapkan budaya tertib lalu lintas bukan lagi sekadar aturan, melainkan kebutuhan bagi seluruh masyarakat Bolaang Mongondow Timur,” ujar Hendra Tangel.
Ada pun, poin penting Operasi Samrat 2026 diantaranya Target: Peningkatan kesadaran berkendara dan penurunan angka kecelakaan. Metode: Langkah preemtif (himbauan) dan preventif (pencegahan) yang didukung penegakan hukum. Kedisiplinan Personel: Setiap Satgas wajib mengikuti arahan pimpinan sebelum turun ke lapangan untuk menyamakan persepsi.
(emon).




































