TUTUYAN – Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Provinsi Sulawesi Utara, angkat bicara terkait dinamika yang berkembang di wilayah hukum Polres Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Wakil Ketua GMPK Sulut Resmol Maikel, menduga ada upaya sistematis dari pihak-pihak tertentu yang sengaja ingin menggoyang kepemimpinan Kapolres Boltim, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan.
Maikel menyebutkan bahwa dalam beberapa hari terakhir, muncul berbagai isu negatif dan “miring” yang dialamatkan kepada mantan anggota Densus 88 Anti Teror Mabes Polri tersebut.
Menurutnya, pola serangan informasi ini terlihat sengaja diciptakan untuk membentuk opini publik yang buruk terhadap kinerja pimpinan tertinggi kepolisian di Boltim tersebut.
“Kami mengamati adanya gerakan yang tidak wajar. Sudah beberapa hari ini isu-isu miring sengaja dihembuskan. Kami menduga kuat ada pihak tertentu yang memiliki agenda khusus untuk menjatuhkan kredibilitas dan kepemimpinan AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan,” ujar Resmol, Kamis (01/01/2026).
Resmol menambahkan, bahwa selama menjabat, Kapolres Boltim sebenarnya telah melakukan berbagai langkah penegakan hukum dan menjaga kondusivitas wilayah dengan baik. Ia menyayangkan jika ada oknum yang mencoba memperkeruh suasana dengan informasi yang belum tentu kebenarannya.
“Masyarakat harus jeli dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang tidak berdasar. Kita harus mendukung institusi Polri agar tetap fokus bekerja melayani masyarakat tanpa terganggu oleh intrik-intrik yang ingin merusak tatanan yang sudah ada,” tegasnya.
Pihak GMPK pun menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi ini dan meminta semua pihak untuk mengedepankan fakta daripada sekadar rumor yang merugikan nama baik seseorang maupun instansi.
(emon).




































