KOTAMOBAGU – Suasana lapangan apel Mapolres Kotamobagu pada Kamis (26/03/2026) mendadak hening saat AKBP Irwanto SIK, MH menyampaikan arahan strategisnya. Bukan sekadar rutinitas, agenda Commander Wish kali ini menjadi panggung bagi Kapolres untuk “bersih-bersih” mentalitas anggota melalui tiga pilar utama: Kepatuhan, Kepedulian, dan Tanggung Jawab.
Ada pun, poin-poin tajam yang menjadi sorotan utama diantaranya Kapolres memberikan peringatan keras terhadap fenomena oknum yang lebih sibuk mengurus bisnis pribadi ketimbang melayani rakyat.
“Jika merasa usaha sampingan lebih prioritas daripada pengabdian sebagai insan Bhayangkara, silakan mengundurkan diri,” tegas AKBP Irwanto.
Perwira menengah ini menekankan bahwa kepatuhan pada aturan dan kedisiplinan apel adalah harga mati yang tidak bisa ditawar dengan alasan apa pun.
Dalam aspek Kepedulian, Kapolres menyoroti perilaku oknum yang sengaja menghindari warga yang butuh bantuan. Ia, melarang keras tindakan mematikan lampu rotator atau menyembunyikan identitas saat bertugas di lapangan. Kapolres juga berpesan agar Anggota harus menjadi representasi negara yang hadir dan solutif, Jiwa penolong harus menjadi insting, bukan sekadar instruksi.
Terkait Tanggung Jawab, Kapolres membedah perbedaan tipis namun krusial antara bekerja karena inisiatif dengan bekerja karena takut sanksi.
AKBP Irwanto menuntut anggota untuk menjadi sosok yang bertanggung jawab secara ikhlas, bukan sekadar diminta pertanggungjawaban setelah muncul pelanggaran atau kasus yang viral.
(emon).




































