BOLMONG – Penertiban yang dilakukan aparat Polres Bolaang Mongondow (Bolmong) di lokasi Oboy, Kecamatan Dumoga, ternyata tidak merata, pasalnya ada satu tambang ilegal di sekitar lokasi tersebut yang tak terpantau oleh tim yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Stevanus Mentu pada Desember 2025 lalu.
Diketahui, sebelum operasi penertiban di bukit Oboy, ada tiga lokasi PETI yang beraktivitas, dua diantaranya sudah ditutup dan dipasang Police Line oleh Polres Bolmong, namun satu lokasi tidak tercium oleh aparat, padahal di PETI tersebut sampai hari ini terdapat dua alat berat jenis excavator sedang beraktivitas. Terdapat juga dua bak siram di lokasi tersebut.
“Lokasi ini sudah beberapa minggu ini beraktivitas, ada dua alat excavator dan ada dua bak siram yang sudah di buat. Penanggungjawab di lokasi itu sering dipanggil mas Tukul,” ungkap masyarakat yang mengaku memiliki lahan perkebunan disekitar lokasi PETI ini.
Sementara itu, Kapolres Bolmong saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Stevanus Mentu, pihaknya mengatakan akan menindaklanjuti informasi terkait aktivitas PETI tersebut.
“Terima kasih atas informasinya,” ungkap Kasat Reskrim kepada sejumlah wartawan.
(emon).




































